FYI, kesimpulan ini nggak berlaku secara global ya,,hehehe.
Rata-rata cowok tajir itu:
NGGAK SETIA
Saat meminta maaf di hadapan publik, Tiger Woods sempat bilang bahwa kesuksesan membuatnya merasa memiliki hak buat selingkuh. Well, he’s not alone. Akui saja lah, secara logika, uang dan kekuasaan memang membuka peluang perselingkuhan lebih besar. Apalagi, di luar sana pasti ada cewek matre yang berusaha menggoyahkan iman si tajir.
SUKA MENGANGGAP REMEH
Plus, menggampangkan segala hal. Si tajir cenderung beranggapan bahwa setiap permasalahan bias diselesaikan dengan uang. Padahal nggak selalu begitu kan…
TENGIL
Meskipun tampangnya mungkin pas-pasan, si tajir tahu bahwa dompet tebal dan mobil bagus membuat dirinya sulit ditolak cewek. Makanya, dalam urusan memilih cewek, si tajir suka sok kegantengan dan rada pemilih.
KURANG PEKA
Terutama pada hal-hal yang menyangkut kepentingan umum. Misalnya nih, menganggap proyek bus TransJakarta sebagai sesuatu yang bodoh hanya karena mobilnya terpaksa terjebak macet lebih lama akibat penyempitan jalan.
MERASA LEBIH ‘TINGGI’
Prinsip semua manusia sama di mata Tuhan biasanyan nggak berlaku buat si Tajir. Nggak jarang, si takir menjadikan orang-orang di posisi lebih rendah – seperti OB, tukang ojek, tukang siomay – sebagai bahan candaan bahkan celaan.
BOROS
Terbiasa dengan kondisi berlimpahan harta bias bikin si tajir kurang menghargai arti uang. Sekalinya punya hobi, jadinya cenderung jor-joran. Ngabisin puluhan atau bahkan ratusan juta hanya untuk modifikasi mobil? Itu sih biasaaaaa….
DAYA JUANG RENDAH
Biasanya, ini terjadi pada mereka yang tajirnya sudah dari kecil. Karena untuk memperoleh hal yang diinginkan nggak perlu berusaha (red. tinggal minta ortu), akibatnya si tajir nggak terbiasa berjuang dan terlalu gampang menyerah.
SULIT DIANDALKAN
Abis, tiap ada yang rusak atau menemui suatu kendala, hamper selalu ada pihak yang menolong si tajir untuk membereskannya. Akibatnya, si tajir jadi nggak punya keterampilan ekstra untuk bertahan hidup, deh.
EMPATI RENDAH
Hidup berkecukupan membuatnya jarang merasakan kesulitan ekonomi, sih…
MUDAH TERSINGGUNG
Maklum, kekuasaan membuat si tajir merasa orang lain harus memperlakukannya dengan lebih spesial. Akibatnya, jika ada yang cuek, si tajir akan gampang sensi!
GENGSIAN
Hadiah mahal yang diberikan pada kita bukan hanya semata-mata karena si tajir memang mampu membelinya. Tapi, terselip sedikit rasa gengsi, tuh, di hati terdalamnya. Masa punya duit banyak cuma kasih yang murah? Apa kata dunia??
Sumber: Cita Cinta Magazine No. 10/XII/11-25 Mei 2011